Selasa, 17 Juni 2014

Tips Memilih Jurusan Kuliah di Perguruan Tinggi



http://sea.effectivemeasure.net/emnb_81_2002613.gif
Sobat pengumuman kelulusan SMA Sudah di lakukan. Sekarang sobat disibukan dengan memilih jurusan saat Kuliah nanti.
Perlu di ingat oleh sobat, bahwa ini adalah salah satu episode kehidupan yang akan menentukan masa depan sobat.
Sobat akan menghabiskan waktu 3 - 4 tahun jadi pastikan sobat menikmatinya dengan senang.

Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda.
Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak.
Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusan yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya.

Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar di masa depan.

Cara memilih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik:

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat.
Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan.
Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung- hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil.
Kemudian lihat bakat saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna
Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan sobat untuk memilih jurusan.
Cari dan gali informasi dari banyak sumber.
Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.
Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui.
Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya
Bagi orang yang hidup dalam kelebihan, memilih jurusan tidak menjadi masalah.
Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya.
Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.
Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah.
Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana sobat.
Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima
Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit.
Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas.
Jangan membebani diri dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit.
Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya. Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit.
Persiapkan dan diperhitungkan matang- matang setiap seleksi ujian masuk.
Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan sobat dalam mengukur kemampuan yang di miliki. Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat.
Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan dan tempat yang di cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan
Lihatlah ke depan setelah lulus nanti. Apakah jurusan yang di ambil nanti dapat mengantarkan untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik?
Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja.
Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman.
Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan sobat jauh di atas orang-orang, maka jurusan apapun yang di ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain.
Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang di percayai.
Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan Sobat.
 
Semoga tipsnya membantu sobat...

Sumber: http://www.ciungtips.com

Senin, 12 Mei 2014

Renungkan 6 Pertanyaan ini



Suatu hari , Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.


1. Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?

Murid-muridnya ada yang menjawab “orang tua”, “guru”, “teman”, dan “kerabatnya” ..
Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar.

Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “kematian”
Sebab kematian adalah PASTI adanya…. 


2. Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua, “Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini?

Murid-muridnya ada yang menjawab… “negara Cina”, “bulan”, “matahari”, dan “bintang-bintang” Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar…

Tapi yang paling benar adalah “masa lalu”.
Siapa pun kita… bagaimana pun kita…dan betapa kayanya kita… tetap kita tidak bisa kembali ke masa lalu, sebab itu kita harus menjaga hari ini… dan hari-hari yang akan datang..


3. Apa yang paling besar di dunia ini?

Murid-muridnya ada yang menjawab “gunung”, “bumi”, dan “matahari”.
Semua jawaban itu benar kata Sang Guru …

Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini adalah “nafsu”
Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya. Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu duniawi. Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini… jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat).


4. Apa yang paling berat di dunia ini?

Di antara muridnya ada yang menjawab… “baja”, “besi”, dan “gajah”.
“Semua jawaban hampir benar…”, kata Sang Guru, tapi yang paling berat adalah “memegang amanah”


5. Apa yang paling ringan di dunia ini?

Ada yang menjawab “kapas”, “angin”, “debu”, dan “daun-daunan”. 
“Semua itu benar…”, kata Sang Guru, tapi yang paling ringan di dunia ini adalah meninggalkan ibadah.


6. Pertanyaan terakhir, “Apakah yang paling tajam di dunia ini?"

Murid-muridnya menjawab dengan serentak… “PEDANG…!! !”

“(hampir) Benar…”, kata Sang Guru. Tetapi yang paling tajam adalah lidah manusia.
Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri

Kumpulan Kata-kata Mutiara Kehidupan



Orang mulia menyalahkan dirinya, orang bodoh menyalahkan orang lain.
 
Mengenal diri yang paling penting, adalah utama demi kesadaran hati,Berarti pula memahami kesalahan, serta kekeliruan masing masing.
 
Semakin banyak yang dipikirkan.
Semakin banyak yang dibutuhkan.
Berarti semakin menumpuk pula resikonya.
 
Menunggu sangatlah mengesalkan, membosankan dan menggelisahkan.
Meskipun duduk dalam mobil mewah dan cukup makanan.


 Mendidik bukan hanya dengan nasihat saja,Sebab yang menjadi sukses adalah memberikan contoh dengan perbuatan yang baik.

 Semua yang ada di sekitar kita, meskipun tinggi nilainya, tidak ada artinya sama sekali.

 Sesuatu yang baik, belum tentu benar.
Sesuatu yang benar, belum tentu baik.
Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga.
Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

 Rata-rata, ternyata Kesadaran itu lahirnya di ujung derita.
Pedih bermula. Tetapi jika kita mampu menerimanya ternyata kita berada dalam pelukan tuhan.


 Mengerti adalah syarat yang paling minimal.
Tetapi, mengerti saja apakah sudah cukup?

 Meskipun Anda tidak bisa merubah iklim
Tetapi Anda bisa merubah perasaan


 Meskipun Anda tidak bisa memilih rupa / wajah
Tetapi Anda bisa melempar senyum

 Meskipun Anda tidak bisa mempengaruhi orang lain
Tetapi Anda bisa mengendalikan diri


 Meskipun Anda tidak bisa meramal hari esok
Tetapi Anda bisa menggunakan hari ini

 Meskipun Anda tidak bisa semuanya sukses
Tetapi Anda bisa usaha sekuat tenaga


 Meskipun semuanya tidak bisa
mengikuti kehendak Anda Tetapi Anda bisa tidak menyesal karena Anda sudah berusaha maksimal

 Jauh lebih baik menjaga seorang kawan dari kejatuhan dari pada membantunya bangun setelah ia jatuh.

sumber: http://www.ciungtips.com