Kamis, 23 Agustus 2012

Tombo Toso-Dimar (Pelangi)

Beo de darat, beo bate ka’engd one pong-pong agu one sangged temek (rawa) agu du haju pongkos ata rintengd olod. Jari eme cai usang ta’a ko usang mela, manga itad lite cambu-cambud (kadang-kadang) one pong ko du temek ata cengit keta, wendarn toso-dimar (pelangi) one mai pong benca kole one pong haed. Eme wendary toso-dimar hitu, ita lite manga sua tarad, ta’a (hijau) atu waray (merah). Nuk dite toso-dimar tu’ung, kaling po pari ceca (jemur pakaian) de darat.

Eme manga toso-dimar nenggitu, re’ing keta anak koe lata tu’a te toso (menunjuk) le lime toso dimar hitu. Ai eme toso le lime leng lite toso dimar hitu, tompok (buntung) tai lime dite. Jari eme poli toson lite paka domek kole nggerwa dua riti de ru lime rempa hitu te toso laing hitu bo. Agu eme kudut te gelang moran toso dimar paka pande neho runing mbet ite.

Tombo tara mangan Rana Mese

Tombo tara mangan Rana Mese

Tombo rani taud Rana Mese agu Rana Hembok. One danong sano Rana Mese toe danga mesen. Maik sano Rana Hembok mese da’at.

Ca leso, ise te sua kudut rampas taud. Rajan rampas dise te sua situ, ai tae de Rana Hembok: “Aku rajan latang kudut perenta hau”. Maik tae diha sano Rana Mese: “Toe hau, aku kali raja”. Mai tae diha Rana Hembok: “Neka perenta le hau sano Rana Rawuk, Rana Ka. Agu sangged ro’eng Mandu Sawu, Tado Walok, Kasi Teno, Ngando Lawa agu Nggolong Tede. Sangged situ paka perenta laku taung”. Tae de sano Rana Mese: “Toe nganceng le haus perentad. Paka laku taungs perentad”. Poli gangga hitu, hitu mangan rampas tau, lete leso rampas taud.

Ca leso, cai one ruis sano Rana Mese sua taud ata manusia tu’ung, one mai beo Mano. Ata sua situ kole kawe wua. Ise weleng, toe pecing kole salang. Mai tae data darat one mai sano Rana Mese: “Mai keta nemaid ite ta, keraeng?” Wantil dise: “Ami one mai beo Mano, ata kole one mai puargm”. “Campe koe ami ta, keraeng,” tegi data darat situ. “Kudut te co’o, keraeng?” wantil dise: “Kudut rampas tau agu darat Rana Hembok keraeng,” tae diha. “Di’a keraeng,” tae dise.

Poli hitu wangka rampas taud ise. Korung dise, one mai tuna. Agu wokat one mai kuse. Woko peke le darat Rana Hembok ise ata Mano le tuna agu le kuse, toe manga beti cekoen one weki dise. Agu sangged tuna ata peke dise ndapu lise pati sua, latang te hang dise. Woko ise ita pande data Mano situ, rantang ketas ise. Beheng ge wa rampas dise, taungs tuna de darat situ. Ata Mano sua tau sio, paki keta taungs darat sano Rana Hembok. Itu tara toe mesen Rana Hembok dengkir agu te ho’on. Ai poli rudu de Rana Mesen danong. Agu du poli rampas hitu ata Mano sio, tei wina le darat gici cad. Wiga sangged ata Mano danong, pecing janto keta taungs.


Sumber: Manggarai Texts V, 1978

Manfaat Keringat

Manfaat Keringat

Karena takut haus dan capek, seringkali kita menghindari banyak agar tak berkeringat. Bahkan, ada beberapa orang yang sama sekali tak mau berkeringat, walau sedang tidak di bulan puasa. Jalan sedikit, malas. Keluar dari kenyamanan ruangan ber-AC apalagi.

Sesungguhnya, ada banyak manfaat berkeringat bagi tubuh. Yakni, diantaranya:

1. Membuang racun dari tubuh


Berkeringat dapat membersihkan zat berbahaya seperti alkohol, kolesterol dan garam dari tubuh. Penelitian menemukan bahwa 30% racun dari tubuh dibuang lewat keringat. Ginjal membutuhkan waktu 24 jam untuk mengeluarkan racun berbahaya dari tubuh, namun berkeringat menghilangkan racun lebih cepat.


2. Memperlancar sirkulasi darah


Berkeringat juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan pembuluh darah. Ketika tubuh memanas dan mengeluarkan keringat, jantung bekerja lebih keras untuk meningkatkan sirkulasi darah. Mekanisme ini bermanfaat bagi kesehatan jangka panjang.


3. Mempercantik kulit


Keringat mengandung sejumlah kecil antibiotik yang dapat melawan bakteri yang ditemukan secara alami pada kulit. Berkeringat juga dapat membersihkan pori-pori yang sehingga membuat kulit terlihat cerah dan halus. Banyak berkeringat juga dapat memperlambat tanda-tanda penuaan dini dan mengurangi efek kerusakan kulit.


4. Membakar kalori


Berkeringat juga bisa membantu menurunkan berat badan. Ketika tubuh dipanaskan saat berolahraga, lemak dalam tubuh larut dalam air dan keluar dari tubuh lewat keringat. Berkeringat dapat membakar 300 kalori per jam.


5. Menurunkan stres


Keringat tidak secara langsung dapat menurunkan stres atau meningkatkan suasana hati. Namun, meningkatkan panas tubuh dengan berolahraga atau sauna memiliki efek positif. Endorfin dan bahan kimia lainnya yang dilepaskan saat berolahraga secara alamiah meningkatkan mood dan menurunkan stres.


Sumber:
jadigitu

Selasa, 05 Juni 2012

Pong Dode (Mano)

One ca ulung wae teku data Mano manga ca pong. Ngasangn Pong Dode. Danong Pong Dode hitu keting keta lata kafir, landing le cengit keta bail. Lut tombo agu imbi de rud ise ata Mano, ceing ata ngo one pong hitu, toe te toe ata hitu paka matay. Agu omo ngo one baling pong hitu, neka cako can haju. Omo ceing ata cako haju, hia hitu beti kole.

Lut imbi data Mano, one pong manga do darat agu kaba de darat, kaba bakok agu ca kode balo. Agu one pong hitu nete-neteng leso ngai taung nus api. Jari hitu nus api de darat lut imbi data Mano.

Lete cengka sekola one Mano, ise tombo agu tuang Yansen. Ca leso ele gula, Tuang ngo one pong hitu ba agu wae berkak kudut mber sangged jing da’at, lut imbi data kafir. Lete tuang poli wewas wae berkak one hitu agu tuang susung anak koe sekolah kudut poka sangged haju one pong hitu. Agu ata kafir rantang keta. Agu gereng lise pisa leso cala anak koe sekolah ata ngo one hitu matas. Neho rapang ca minggu behengn. Toe manga jari apa-apa. Ata kafir imbi tu’ung agama serani. Maik ca ntaung poli hitu ata iwod ogo koles te ngo senget ajar de guru agama.

Sumber: Manggarai Texts, Propinsi SVD Ruteng, 1978

Minggu, 03 Juni 2012

11 Keuntungan Berjemur di Pagi Hari !

11 Keuntungan Berjemur di Pagi Hari !


Belakangan ini kita sering mendengar pemberitaan mengenai dampak buruk sinar matahari sehingga banyak orang berhati-hati untuk melindungi diri dari bahaya sinar ultraviolet matahari. Namun begitu sejumlah penelitian membuktikan bahwa paparan sinar matahari sebenarnya memberikan bagitu banyak manfaat manfaat kesehatan.

Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Matahari menjaga agar bumi tetap hangat dan mencegah dunia dari kebekuan. Akan tetapi, jika tubuh terlalu sering terpapar matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker juga katarak.
Sunburn atau kulit terbakar matahari adalah kondisi yang disebabkan oleh sinar radiasi UVB yang terlalu tinggi dan ini (radiasi UVB) juga dapat menyebabkan kerusakan DNA. Meski demikian, jika dimanfaatkan dalam jumlah yang tepat, sianr matahari dapat membuat kita menjadi lebih sehat dan tentunya bahagia. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari sinar matahari:

1. Vitamin D : Sinar matahari merangsang tubuh memproduksi vitamin D. Paparan sinar matahari pada wajah, leher, lengan, dan kaki selama 10-15 menit dapat menghasilkan 1.000 unit internasional (IU) sampai 3.000 IU, tergantung pada jenis kulit dan kebutuhan vitamin D yang diperlukan oleh tubuh masing-masing dalam satu hari.

Vitamin D berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium di dalam usus dan mentransfer kalsium melintasi membaran sel, sehingga dapat menguatkan tulang. Vitamin D juga dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker (seperti kanker paru-paru, prostat, dan kulit), osteoporosis, rakhitis, dan diabetes. Selain itu, vitamin D dapat membantu menurunkan kadar kolestrol darah sehingga membantu melawan penyakit jantung.


2. Serotonin : Selain merangsang tubuh untuk membuat vitamin D, sinar matahari juga dapat merangsang produksi hormon serotonin, sebuah neurotransmitter di otak yang mengatur suasana hati. Tingkat serotonin yang cukup tinggi dapat menghasilkan suasana hati yang lebih positif dan cara berpikir yang tenang dengan mental yang fokus.


3. Atasi depresi : Orang dengan gangguan afektif musiman (SAD) dapat mengembangkan gejala depresi (seperti kehilangan minat pada kegiatan sehari-hari, merasa tidak memiliki tenaga atau kelelahan, dan kemurungan) pada bulan-bulan musim dingin atau ketika sinar matahari kurang terpancar. Sinar matahari dapat mengurangi gejala depresi dengan cara melepaskan endorfin. Endorfin sendiri adalah suatu anti-depresan alami yang dimiliki tubuh dan sangat berguna dalam kasus-kasus depresi musiman.


4. Tingkatkan sirkulasi darah : Sinar matahari mapu meningkatkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh darah di kulit. Dengan begitu, nutrisi dan oksigen lebih banyak dibawa menuju sel-sel ketika pembuluh darah kapiler terbuka sehingga kesehatan pun menjadi lebih baik. Selain itu, jantung pun menjadi lebih sehat dengan menurunkan denyut nadi ketika beristirahat dan mengurangi tekanan darah.


5. Memperbaiki kulit : Berjemur dengan aman telah terbukti memperbaiki kondisi kulit kronis, seperti jerawat, eksim, dan psoriasis. Terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan manifestasi dari tanda perengangan, bekas luka, dan ketidaksempurnaan kulit lainnya.


6. Turunkan risiko kanker : Sintesis vitamin D, yang disebabkan oleh sinar matahari, dapat menurunkan risiko dari berbagai bentuk kanker seperti kanker prostat, kanker payudara, kanker usus, dan kanker ovarium. Tetapi hati-hati, terlalu lama terpapar sianr matahari dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit.


7. Cegah diabetes : Sebuah studi baru menunjukkan bahwa dengan terpapar sinar matahari dan vitamin D yang cukup dapat mencegah diabetes tipe 1 pada anak-anak. Beberapa juga meyakini bahwa terpapar sinar matahari juga dapat menurunkan kadar gula darah dengan merangsang penyimpanan kadar gula didalam otot dan di hati.


8. Menguatkan sistem kekebalan : Sinar matahari dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh, karena ketika terpapar sinar matahari, tubuh menghasilkan lebih banyak sel darah putih yang membantu menangkal infeksi dan berbagai penyakit akibat bakteri, jamur, dan virus.


9. Detoksifikasi tubuh : Paparan sinar matahari juga dapat meingkatkan pengeliminasian racun dalam tubuh dengan memperbaiki fungsi hati. Selain itu, sinar matahari juga meningkatkan sirkulasi darah, sehingga racun-racun tereliminasi lebih efisien melalui darah.


10. Perbaiki kualitas tidur : Dengan terpapar sinar matahari, produksi melatonin pun meningkat. Melatonin adalah suatu hormon yang diproduksi oleh kelenjar pinea-organ tubuh berukuran seperti kacang kecil yang ditemukan di dasar otak. Melatonin sangat dibutuhkan unutk kualitas tidur yang baik.


11. Perbaiki sistem pencernaan : Sinar matahari juga merupakan pengobatan terbaik unutk meningkatkan nafsu makan. Selain itu juga dapat memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan metabolisme.


Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari serta melindungi kulit dengan mengenakan topi, pakaian yang tepat, atau menggunakan sun screen.
Orang Indonesia termasuk cukup beruntung karena memiliki banyak pigmen atau penyebab kulit berwarna coklat kehitaman. Pigmen pada kulit tersebut berfungsi melindungi tubuh dari pajanan ultraviolet.

Disarankan berjemur di pagi hari selama beberapa saat adalah cara terbaik untuk memperoleh manfaat sinar matahari. Yang perlu dihindari adalah pajanan sinar UV terutama antara pukul 10.00 sampai 16.00. Sangat tidak disarankan untuk berjemur di antara waktu-waktu tersebut, karena UV dapat merusak kulit dan memicu timbulnya kanker.